05
Acid house sampai ke Britania, lewat Ibiza dan Chicago
Musik yang dibuat di Chicago dengan mesin murah, disaring lewat sebuah klub terbuka di Ibiza, lalu dibawa pulang oleh empat DJ yang sedang berlibur.
Sampai pertengahan 1987, musik yang akan mengubah Manchester sudah ada selama beberapa tahun, tetapi ada di tempat lain. Dibuat di Chicago, diputar di sebuah klub terbuka di Ibiza, dan hampir tidak terdengar di Inggris. Entri ini tentang bagaimana jarak itu ditempuh, dan kenapa yang membawanya adalah turis, bukan industri musik.
Apa yang terjadi
Di Chicago, sekelompok produser mulai membuat musik house dengan alat yang sudah dianggap gagal oleh pabriknya. Pada 1987 grup bernama Phuture merilis “Acid Tracks”, yang secara luas dianggap sebagai rekaman acid house pertama, dibuat dengan sebuah Roland TB-303 bekas.
Pada tahun yang sama, empat DJ Inggris, Danny Rampling, Paul Oakenfold, Nicky Holloway, dan Johnny Walker, berlibur ke Ibiza. Di Amnesia, sebuah klub terbuka di San Rafael, mereka menemukan cara bermain DJ Alfredo, yang memutar rekaman house segar dari Chicago dari pukul tiga pagi sampai siang, dicampur dengan lagu-lagu chart dari Queen, Kate Bush, dan George Michael. Campuran tanpa batas genre itu kemudian dikenal sebagai Balearic. Mereka kembali ke Amnesia setiap malam selama sisa liburan itu.
Sepulangnya, Rampling dan istrinya Jenny menggelar pesta acid house pertama mereka pada Desember 1987 di bekas pusat kebugaran di Southwark Street, dekat London Bridge. Namanya Shoom.
Di Manchester, Haçienda sudah memutar house sejak 1986. Malam “Hot” yang khusus acid house dibuka pada Juli 1988.
Kenapa itu terjadi
Pertanyaan yang menarik bukan kenapa musiknya bagus, melainkan kenapa musik itu butuh perjalanan sejauh itu untuk sampai.
Sebab pertama bersifat teknologis dan dibahas lebih dalam di entri tentang perangkat keras. Musik ini bisa dibuat karena alat untuk membuatnya sudah jatuh harganya sampai ke tingkat yang terjangkau produser tanpa studio. TB-303 dirancang untuk menggantikan gitar bas, gagal di pasar yang dituju, dan dihentikan produksinya pada 1984. Unit bekasnya beredar murah, dan orang-orang yang membelinya menggunakannya dengan cara yang tidak diniatkan perancangnya.
Sebab kedua bersifat geografis. Musik house Chicago tidak punya jalur distribusi ke Inggris. Label-label besar tidak melihat pasar untuk itu, dan radio Inggris tidak memutarnya. Yang tidak dimiliki musik ini adalah saluran resmi.
Yang dimiliki musik ini adalah Ibiza. Pulau itu berfungsi sebagai titik temu yang tidak disengaja: tujuan liburan murah bagi orang Inggris, sekaligus tempat seorang DJ Argentina memutar rekaman impor Amerika di depan penonton campuran Eropa. Alfredo tidak memperkenalkan house ke Inggris; ia hanya memutarnya di tempat di mana orang Inggris kebetulan ada.
Sebab ketiga adalah cara Alfredo memutar. Kalau yang didengar empat DJ itu adalah set house Chicago yang murni dan keras, kemungkinan besar mereka tidak akan bisa menerjemahkannya ke penonton Inggris. Yang mereka dengar adalah house yang dicampur dengan lagu pop yang sudah dikenal semua orang. Itu memberi mereka model yang bisa ditiru, bukan sekadar genre yang bisa dikagumi.
Apa akibatnya
Bagi Manchester, kedatangan acid house adalah bagian yang menutup rantai. Kota ini sudah punya gudang kosong, sudah punya label yang tidak keberatan rugi, dan sudah punya klub besar yang setengah kosong selama lima tahun. Yang belum dimiliki kota ini adalah alasan bagi ribuan orang untuk datang. Acid house menyediakan alasan itu, dan Haçienda berubah dari rugi terus-menerus jadi penuh setiap malam.
Perubahan itu juga membawa masalah yang dibahas di entri lain, karena penonton yang datang untuk ekstasi tidak membeli alkohol, dan pendapatan klub tidak ikut naik bersama jumlah pengunjungnya.
Di sisi musikal, kehadiran ritme mesin di kota yang penuh band gitar menghasilkan tabrakan yang jadi bahan dua entri berikutnya.
Salah kaprah yang umum
Sering dikatakan bahwa acid house adalah penemuan Inggris, atau setidaknya bahwa “Second Summer of Love” tahun 1988 adalah titik awal genre ini.
Musiknya dibuat di Chicago, oleh produser Amerika, dengan alat buatan Jepang, beberapa tahun sebelum orang Inggris mendengarnya. Yang terjadi di Inggris pada 1987 dan 1988 bukan penciptaan, melainkan penerimaan dalam skala besar dan sangat cepat. Perbedaan itu penting karena menjelaskan kenapa perkembangannya begitu mendadak: Inggris tidak sedang menumbuhkan genre baru dari nol, melainkan mengadopsi katalog yang sudah jadi.
Sumber
- Wikipedia: Shoom
- Wikipedia: Roland TB-303
- Red Bull: Acid house, the clubs that spawned a rave movement